Al-Jaathiya
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
هَـٰذَا بَصَـٰٓئِرُ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ 20
(20) Artinya, al-Qur`an dan peringatan yang bijak ﴾ هَٰذَا ﴿ "ini," adalah ﴾ بَصَٰٓئِرُ لِلنَّاسِ ﴿ "pedoman bagi manusia." Artinya, dengan al-Qur`an tersebut manusia mendapatkan petunjuk untuk berbagai hal sehingga orang-orang yang beriman akan mendapatkan man-faat, dan juga sebagai, ﴾ وَهُدٗى وَرَحۡمَةٞ لِّقَوۡمٖ يُوقِنُونَ ﴿ "petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini," dengan al-Qur`an ini orang-orang yang beriman akan mendapat petunjuk menuju jalan yang lurus di ber-bagai masalah-masalah pokok agama maupun cabangnya. Dengan al-Qur`an tersebut orang-orang yang beriman mendapatkan kebaik-an dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Inilah yang dimaksud-kan kasih sayang. Dengan kasih sayang tersebut jiwa mereka men-jadi bersih, akal sehat mereka bertambah dan keimanan mereka juga meningkat, sekaligus sebagai hujjah atas mereka yang menentang.