Ad-Dukhaan
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ ٱلسَّمَآءُ وَٱلْأَرْضُ وَمَا كَانُوا۟ مُنظَرِينَ 29
(29) ﴾ فَمَا بَكَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلسَّمَآءُ وَٱلۡأَرۡضُ ﴿ "Maka langit dan bumi tidak me-nangisi mereka," yakni, ketika Allah سبحانه وتعالى melenyapkan dan membina-sakan mereka, langit dan bumi tidak menangisi mereka, maksud-nya tidak bersedih atas mereka dan tidak berduka karena berpisah dengan mereka. Bahkan semuanya hingga langit dan bumi bergem-bira karena kebinasaan dan lenyapnya Fir'aun dan kaumnya, sebab mereka tidak meninggalkan jejak apa pun selain apa yang membuat kelam wajah mereka dan mengharuskan mereka mendapatkan laknat serta kemurkaan seluruh alam, bahkan seketika itu juga mereka diratakan dengan tanah.