Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ad-Dukhaan
Surah 44

Ad-Dukhaan

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 17

وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَآءَهُمْ رَسُولٌ كَرِيمٌ 17

(17) Ketika Allah سبحانه وتعالى menyebutkan pendustaan orang-orang yang mendustakan Rasul Muhammad a, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa mereka memiliki panutan dari orang-orang yang mendus-takan sebelumnya. Allah سبحانه وتعالى menyebutkan kisah mereka bersama Musa dan apa yang Allah سبحانه وتعالى timpakan pada mereka agar mereka yang mendustakan agama yang dibawa Muhammad a gentar. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَلَقَدۡ فَتَنَّا قَبۡلَهُمۡ قَوۡمَ فِرۡعَوۡنَ ﴿ "Sungguh sebelum mereka telah Kami uji kaum Fir'aun," yaitu Kami uji dan tes mereka dengan diutusnya rasul Kami, Musa bin Imran, kepada mereka, seorang rasul mulia yang di dalam dirinya terdapat kemuliaan dan akhlak baik yang tidak dimiliki oleh yang lain.