Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Az-Zukhruf
Surah 43

Az-Zukhruf

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 86

وَلَا يَمْلِكُ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِهِ ٱلشَّفَـٰعَةَ إِلَّا مَن شَهِدَ بِٱلْحَقِّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ 86

(86) Di antara kesempurnaan kekuasaanNya adalah, tidak ada satu pun dari makhlukNya yang berkuasa atas sesuatu pun, tidak ada seorang pun yang dapat memberi syafa'at tanpa izinNya, ﴾ وَلَا يَمۡلِكُ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ مِن دُونِهِ ٱلشَّفَٰعَةَ ﴿ "dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memberi syafa'at," dengan kata lain, semua yang disembah selain Allah سبحانه وتعالى dari para nabi, malaikat, dan lainnya, tidak berkuasa atas syafa'at dan tidak bisa memberikan-nya tanpa izin dari Allah سبحانه وتعالى dan mereka pun tidak bisa memberi syafa'at kecuali bagi orang yang diridhai Allah سبحانه وتعالى. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِلَّا مَن شَهِدَ بِٱلۡحَقِّ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ ﴿ "Akan tetapi (orang yang dapat memberi syafa'at ialah) orang yang bersyahadat (bersaksi) dengan yang haq (tauhid) dan mereka meyakini(nya)," yakni, mengucapkan dengan lisan, mengakui dengan hati dan mengetahui apa yang dipersaksi-kan tersebut. Disyaratkan persaksiannya harus benar, yaitu bersaksi untuk Allah سبحانه وتعالى dengan keesaan, bersaksi untuk para rasul dengan kenabian dan risalah dan membenarkan apa yang mereka bawa berupa asas dan cabang Agama, hakikat dan syariat Agama. Me-reka itulah orang-orang yang akan bisa mendapatkan faidah dari syafa'at orang-orang yang memberi syafa'at dan mereka adalah orang-orang yang selamat dari siksa Allah سبحانه وتعالى serta beruntung men-dapatkan pahalaNya.