Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Fussilat
Surah 41

Fussilat

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 24

فَإِن يَصْبِرُوا۟ فَٱلنَّارُ مَثْوًى لَّهُمْ ۖ وَإِن يَسْتَعْتِبُوا۟ فَمَا هُم مِّنَ ٱلْمُعْتَبِينَ 24

(24) ﴾ فَإِن يَصۡبِرُواْ فَٱلنَّارُ مَثۡوٗى لَّهُمۡۖ ﴿ "Jika mereka bersabar, maka neraka-lah tempat diam mereka," dan tidak akan ada kesanggupan ataupun kesabaran untuk menanggungnya. Setiap kondisi dimungkinkan untuk bisa disikapi dengan sabar, namun neraka tidak mungkin sabar atasnya. Bagaimana mungkin bisa sabar atas neraka yang panasnya makin dahsyat dan panasnya melebihi panas api di dunia sampai lebih dari tujuh puluh kali lipat, dan didihan airnya pun sangat dahsyat, bau busuk nanah yang bercampur darah yang ada di dalamnya pun makin bertambah, air dinginnya berlipat-lipat derajat, belenggu dan rantai pengikatnya pun amat sangat besar, alat-alat cambuknya besar-besar, para petugasnya sangat kasar, mereka sama sekali tidak mempunyai rasa belas kasih, dan yang terakhir adalah kemurkaan Allah Yang Mahaperkasa. Jawaban Allah ketika mereka menyeruNya dan meminta keselamatan kepa-daNya adalah: ﴾ قَالَ ٱخۡسَـُٔواْ فِيهَا وَلَا تُكَلِّمُونِ 108 ﴿ "Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu ber-bicara dengan Aku." (Al-Mu`minun: 108). ﴾ وَإِن يَسۡتَعۡتِبُواْ ﴿ "Dan jika mereka mengemukakan alasan-alasan," maksudnya, mereka minta agar celaan dilepaskan dari mereka, lalu dikembalikan ke dunia untuk memulai amal perbuatan yang baru, ﴾ فَمَا هُم مِّنَ ٱلۡمُعۡتَبِينَ ﴿ "maka tidaklah mereka termasuk orang-orang yang diterima alasannya," karena waktu sudah berlalu, mereka telah diberi usia cukup untuk mengambil pelajaran, dan mereka pun telah didatangi oleh pemberi peringatan (rasul), hujjah mereka pun sudah terputus, dan di sisi lain alasan yang mereka kemukakan adalah dusta dari mereka, sebab kalau mereka dikembalikan ke dunia, tentu mereka akan kembali melakukan apa-apa yang dila-rang. Sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.