Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Fussilat
Surah 41

Fussilat

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 16

فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِىٓ أَيَّامٍ نَّحِسَاتٍ لِّنُذِيقَهُمْ عَذَابَ ٱلْخِزْىِ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَخْزَىٰ ۖ وَهُمْ لَا يُنصَرُونَ 16

(16) Lalu mereka dihukum oleh Allah dengan hukuman yang setara dengan kekuatan mereka yang membuat mereka ter-pedaya. ﴾ فَأَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ رِيحٗا صَرۡصَرٗا ﴿ "Maka Kami meniupkan angin yang amat gemuruh kepada mereka," yakni, angin yang sangat besar karena kekuatan dan kedahsyatannya, mempunyai gemuruh yang sangat menakutkan bagaikan petir yang menyambar. Allah menunduk-kannya, ﴾ عَلَيۡهِمۡ سَبۡعَ لَيَالٖ وَثَمَٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومٗاۖ فَتَرَى ٱلۡقَوۡمَ فِيهَا صَرۡعَىٰ كَأَنَّهُمۡ أَعۡجَازُ نَخۡلٍ خَاوِيَةٖ 7 ﴿ "Terhadap mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus me-nerus; maka kamu lihat kaum 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk)." (Al-Haqqah: 7). Pada hari-hari ﴾ نَّحِسَاتٖ ﴿ "yang sial," yang menghancurkan dan membinasakan mereka, sehingga mereka tidak tampak kecuali tempat-tempat tinggal mereka saja. Dan di sini Allah berfirman, ﴾ لِّنُذِيقَهُمۡ عَذَابَ ٱلۡخِزۡيِ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۖ ﴿ "Karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia," yang dengannya mereka menjadi hina dan dipermalukan di tengah-te-ngah manusia, ﴾ وَلَعَذَابُ ٱلۡأٓخِرَةِ أَخۡزَىٰۖ وَهُمۡ لَا يُنصَرُونَ ﴿ "dan sesungguhnya siksaan akhirat lebih menghinakan sedang mereka tidak diberi pertolongan," yakni, mereka tidak dicegah dari azab Allah dan mereka tidak dapat me-nyelamatkan diri mereka.