Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
Surah 40

Al-Ghaafir

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 82

أَفَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوٓا۟ أَكْثَرَ مِنْهُمْ وَأَشَدَّ قُوَّةً وَءَاثَارًا فِى ٱلْأَرْضِ فَمَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ 82

(82) Allah سبحانه وتعالى menghimbau kepada orang-orang yang men-dustakan rasul untuk melakukan perjalanan jauh di muka bumi ini dengan jiwa-raga mereka dan bertanya kepada orang-orang, ﴾ فَيَنظُرُواْ ﴿ "lalu memperhatikan" dengan renungan dan mencari bukti, bukan pandangan lalai atau peremehan, ﴾ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۚ ﴿ "Bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka" dari umat-umat terdahulu, seperti kaum 'Ad, Tsamud dan lain-lain yang dahulu lebih kuat dan lebih banyak harta kekayaannya dan lebih dahsyat peninggalan-peninggalannya di bumi ini, seperti bangun-an-bangunan benteng, tumbuh-tumbuhan yang unik dan pertanian yang sangat banyak, ﴾ فَمَآ أَغۡنَىٰ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ ﴿ "tetapi apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka." Saat keputusan Allah da-tang kepada mereka, kekuatan mereka sama sekali tidak berguna dan mereka pun tidak bisa menebus diri mereka dengan harta ke-kayaan mereka dan tidak pula dapat bertahan di dalam benteng-benteng mereka.