Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
Surah 40

Al-Ghaafir

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 65

هُوَ ٱلْحَىُّ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ فَٱدْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ ۗ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ 65

(65) ﴾ هُوَ ٱلۡحَيُّ ﴿ "Dia-lah Yang Mahahidup" yang memiliki kehidupan sempurna lagi paripurna yang menuntut adanya sifat-sifat dzatiyah yang pasti dimilikiNya, yang kehidupanNya tidak akan sempurna kecuali dengan adanya, seperti, mendengar, meli-hat, kuasa, berilmu, berbicara, dan sifat-sifat kesempurnaan dan kebesaranNya yang lain. ﴾ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ﴿ "Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia." Tiada sembahan yang haq melainkan Dia, Yang Mahamulia, ﴾ فَٱدۡعُوهُ ﴿ "maka berdoalah kepadaNya." Ini mencakup doa ibadah dan doa per-mohonan, ﴾ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَۗ ﴿ "dengan memurnikan ibadah kepadaNya." Maksudnya, niatilah dalam setiap ibadah, doa, dan amal untuk mendapat keridhaan Allah سبحانه وتعالى. Sebab, ikhlas-lah yang diperintah-kan, sebagaimana ditegaskan oleh FirmanNya, ﴾ وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ ﴿ "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama yang lurus." (Al-Bayyinah: 5). ﴾ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam." Maksudnya, seluruh bentuk pujian, sanjungan, dan persembahan dengan ucapan, seperti ucapan manusia yang menyebutNya dan dengan pekerjaan, seperti beribadah kepadaNya, semua itu adalah hanya untuk Allah سبحانه وتعالى semata, tiada sekutu bagiNya, karena kesem-purnaan sifat-sifat, perbuatan, dan nikmat-nikmatNya.