Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nisaa
Surah 4

An-Nisaa

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 173

فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدُهُم مِّن فَضْلِهِۦ ۖ وَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱسْتَنكَفُوا۟ وَٱسْتَكْبَرُوا۟ فَيُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَلَا يَجِدُونَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا 173

(173) Kemudian Allah merinci ketetapanNya atas diri me-reka, seraya berfirman, ﴾ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ ﴿ "Adapun orang-orang yang beriman dan berbuat amal shalih," yaitu, mereka yang menggabungkan antara keimanan yang diperintahkan kepadanya dengan amal shalih berupa kewajiban dan sunnah dari hak-hak Allah dan hak-hak hamba-hambaNya, ﴾ فَيُوَفِّيهِمۡ أُجُورَهُمۡ ﴿ "maka Allah akan menyempurnakan pahala mereka," yaitu, balasan yang dihasilkan dari perbuatan, setiap orang sesuai dengan keimanan dan amalan-nya. ﴾ وَيَزِيدُهُم مِّن فَضۡلِهِۦۖ ﴿ "Dan menambah untuk mereka sebagian dari karuniaNya," dari balasan pahala yang belum diperoleh oleh per-buatan-perbuatan mereka dan belum dicapai oleh amalan-amalan mereka, dan belum terbesit juga dalam hati mereka. Termasuk dalam hal itu adalah seluruh kenikmatan yang ada di surga berupa makanan, minuman, buah-buahan, pemandangan, kebahagiaan, hati, jiwa dan tubuh, bahkan termasuk dalam hal itu setiap kebaikan agama dan dunia yang disiapkan karena iman dan amal shalih. ﴾ وَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱسۡتَنكَفُواْ وَٱسۡتَكۡبَرُواْ ﴿ "Adapun orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri," yaitu, dari beribadah kepada Allah سبحانه وتعالى, ﴾ فَيُعَذِّبُهُمۡ عَذَابًا أَلِيمٗا ﴿ "maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih," yaitu kemurkaan Allah dan kemarahanNya, dan api neraka yang menyala-nyala yang membakar hingga ke hati, ﴾ وَلَا يَجِدُونَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيّٗا وَلَا نَصِيرٗا ﴿ "dan mereka tidak akan memperoleh bagi diri mereka, pelindung dan penolong selain dari pada Allah," maksud-nya, mereka tidak akan mendapatkan seorang pun dari makhluk yang melindungi mereka hingga mereka memperoleh apa yang diinginkan, dan tidak pula ada yang membela mereka hingga menghindarkan mereka dari azab yang ditakutkan. Akan tetapi Dzat Yang Maha Penyayang akan berlepas diri dari mereka dan membiarkan mereka dalam siksaNya untuk selama-lamanya, dan pastilah Allah menetapkan hukumNya hingga tidak ada yang mampu menolak ketetapanNya dan tidak ada yang mampu meru-bah keputusanNya.