Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Az-Zumar
Surah 39

Az-Zumar

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 53

قُلْ يَـٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ 53

(53) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan kepada hamba-hambaNya yang melampaui batas akan keluasan kebaikanNya, dan menghimbau mereka untuk berinabah (kembali) kepadaNya sebelum hal itu menjadi tidak mungkin mereka lakukan, seraya berfirman, ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" wahai Rasul, dan wahai orang-orang yang mengganti-kan posisi beliau, yaitu para da'i yang menyerukan kepada Agama Allah seraya menyampaikan berita kepada hamba-hambaNya dari Rabb mereka, ﴾ يَٰعِبَادِيَ ٱلَّذِينَ أَسۡرَفُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ ﴿ "Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri," dengan menuruti apa saja yang diinginkan oleh hawa nafsunya, yaitu dosa-dosa dan perbuatan yang dapat mengundang murka Allah Yang Maha me-ngetahui segala yang ghaib, ﴾ لَا تَقۡنَطُواْ مِن رَّحۡمَةِ ٱللَّهِۚ ﴿ "janganlah kamu ber-putus asa dari rahmat Allah." Maksudnya, janganlah berputus harap darinya lalu kalian menceburkan diri kalian ke dalam kebinasaan dan kalian mengatakan, "Dosa-dosaku sudah terlanjur sangat ba-nyak dan keburukan-keburukan sudah menggunung, maka sudah tidak ada lagi jalan untuk bisa menghilangkannya dan tidak ada cara untuk menjauhkannya"; lalu kalian tetap, disebabkan yang demikian itu, terus melakukan kemaksiatan, memperbekali diri dengan apa yang dapat menyebabkan Allah Yang Maha Pengasih murka terhadap kalian! Akan tetapi kenalilah Tuhan kalian melalui nama-namaNya yang menunjukkan pada kemurahan dan kederma-wananNya, dan ketahuilah bahwasanya Dia mengampuni semua dosa-dosa, seperti dosa syirik, pembunuhan, zina, riba, kezhaliman dan lain sebagainya dari dosa-dosa besar dan dosa-dosa kecil. ﴾ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ ﴿ "Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang," yakni, sifatNya yang memberikan ampunan dan rahmat adalah dua sifat yang lazim bagiNya, yang DzatNya tidak pernah lepas dari keduanya. Dan pengaruh kedua sifat ini terus berlangsung di alam ini bahkan memenuhi jagat raya ini, kedua TanganNya mencurahkan berbagai kebaikan sepanjang malam dan siang, dan Dia melimpahkan berbagai nikmat kepada hamba-hambaNya dan berbagai keutamaan-keutamaan secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan; dan memberi lebih disukaiNya daripada menahan, dan rahmat (kasih sayang)Nya mendahului dan mengalahkan sifat murkaNya.