Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Saad
Surah 38

Saad

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 82–83

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ 82 إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ ٱلْمُخْلَصِينَ 83

(82-83) Setelah iblis mengetahui bahwa dirinya diberi tang-guhan waktu, maka ia terang-terangan melawan Rabbnya dengan kebusukannya, dengan permusuhan yang sengit terhadap Rabbnya dan terhadap Adam dan anak-anak keturunannya, seraya berkata, ﴾ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغۡوِيَنَّهُمۡ أَجۡمَعِينَ ﴿ "Demi keperkasaanMu, aku akan menyesatkan mereka semuanya." Huruf ba' (pada بِعِزَّتِكَ) bermakna sumpah. Ini berarti ia ber-sumpah dengan keperkasaan Allah bahwa iblis benar-benar akan menyesatkan mereka semuanya, ﴾ إِلَّا عِبَادَكَ مِنۡهُمُ ٱلۡمُخۡلَصِينَ ﴿ "kecuali hamba-hambaMu yang diberi keikhlasan di antara mereka." Iblis menge-tahui bahwa Allah akan melindungi mereka dari tipu dayanya. Dan bisa juga huruf ba' itu bermakna isti'anah (permintaan pertolongan). Artinya, oleh karena iblis mengetahui bahwasanya dia lemah dari segala sisinya dan bahwa ia sama sekali tidak bisa menyesatkan seseorang kecuali dengan kehendak dari Allah سبحانه وتعالى, maka dia mencari pertolongan kepada keperkasaan Allah agar bisa menyesatkan anak keturunan Nabi Adam عليه السلام. Demikianlah, dan dia benar-benar musuh Allah yang sejati. Sedangkan kami, wahai Rabb, lemah tidak berdaya dan lalai, kami mengakui seluruh nikmat dariMu. Kami adalah anak cucu dari manusia yang telah Engkau muliakan dan Engkau hargai itu; maka kami memohon pertolongan dengan keperkasaanMu yang agung dan kekuasaanMu dan dengan rahmatMu yang luas yang meliputi segala sesuatu, rahmatMu yang dengannya Engkau telah mengantarkan kami kepada apa yang telah kami capai, yaitu berupa kenikmatan agama dan dunia, dan dengannya pula Engkau men-jauhkan segala bentuk bencana dari kami; tolonglah kami untuk memeranginya, memusuhinya dan selamat dari kejahatan dan kesyirikannya. Dan kami berbaik sangka, bahwa Engkau pasti mengabulkan doa kami, dan kami beriman kepada janjiMu yang telah Engkau katakan kepada kami, ﴾ وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِيٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ ﴿ "Dan Rabbmu berkata, 'Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan untukmu'." (al-Ghafir: 60). Dan inilah kami, telah berdoa kepadaMu sebagaimana telah Engkau perintahkan kepada kami, maka kabulkanlah doa kami sebagaimana yang telah Engkau janjikan. ﴾ إِنَّكَ لَا تُخۡلِفُ ٱلۡمِيعَادَ 194 ﴿ "Sesungguhnya Engkau tidak mengingkari janji." (Ali Imran: 194).