Yaseen
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِنَّا جَعَلْنَا فِىٓ أَعْنَـٰقِهِمْ أَغْلَـٰلًا فَهِىَ إِلَى ٱلْأَذْقَانِ فَهُم مُّقْمَحُونَ 8
(8) Dan Allah menjelaskan penghalang-penghalang yang telah menghalangi iman untuk bisa sampai ke dalam hati mereka, seraya berfirman, ﴾ إِنَّا جَعَلۡنَا فِيٓ أَعۡنَٰقِهِمۡ أَغۡلَٰلٗا ﴿ "Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka." أَغْلَالٌ adalah kata jamak dari غِلٌّ, yang artinya belenggu yang digunakan untuk membelenggu leher, ia serupa dengan borgol pengikat kaki. Belenggu-belenggu yang ada di leher ini sangat besar hingga sampai ﴾ إِلَى ﴿ "ke" dagu, se-dangkan kepala mereka diangkat ke atas, ﴾ فَهُم مُّقۡمَحُونَ ﴿ "maka karena itu mereka tertengadah," maksudnya, mereka mengangkat kepala karena kuat dan besarnya belenggu yang ada pada leher mereka, sehingga mereka tidak bisa menunduk.