Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yaseen
Surah 36

Yaseen

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 6

لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمْ فَهُمْ غَـٰفِلُونَ 6

(6) Setelah Allah سبحانه وتعالى bersumpah atas kerasulan Nabi a dan menegakkan dalil-dalil atasnya, Dia menjelaskan betapa sangat mendesaknya kebutuhan kepada kerasulan itu dan betapa sangat diperlukan, seraya berfirman, ﴾ لِتُنذِرَ قَوۡمٗا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمۡ فَهُمۡ غَٰفِلُونَ ﴿ "Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena mereka lalai." Mereka adalah bangsa Arab yang buta huruf, yaitu mereka yang masih kosong dari kitab-kitab, kehilangan para rasul. Mereka telah dilanda oleh kebodohan dan diliputi kesesatan, serta mereka telah membuat akal manusia di jagat raya ini menertawakan mereka karena kedunguan mereka. Maka Allah سبحانه وتعالى mengutus kepada mereka seorang rasul dari kala-ngan mereka sendiri yang menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka al-Kitab dan hikmah, dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar berada dalam kesesatan yang nyata. Maka dia pun memberikan peringatan kepada bangsa Arab yang ummi (buta huruf) dan kepada siapa saja yang dia jumpai dari setiap yang ummi. Dan dia juga mengingatkan para ahli kitab akan kitab-kitab yang ada pada mereka. Maka Nabi a menjadi nikmat bagi orang-orang Arab khususnya dan bagi bangsa-bangsa yang lain pada umumnya.