Yaseen
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِنَّكَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ 3
(3) ﴾ إِنَّكَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ ﴿ "Sesungguhnya kamu benar-benar salah se-orang dari rasul-rasul." Inilah yang disumpahkan, yaitu kerasulan Muhammad a. Dan sesungguhnya engkau wahai Muhammad adalah termasuk golongan para rasul. Jadi, kamu bukan yang per-tama dari para rasul. Dan juga, kamu datang dengan membawa apa yang telah dibawa oleh para rasul, yaitu prinsip-prinsip agama. Dan juga, siapa saja yang mencermati hal-ihwal para rasul dan ciri-ciri mereka dan mengetahui perbedaan antara mereka dengan orang-orang selain mereka, niscaya ia mengetahui bahwa engkau termasuk para rasul yang terbaik, karena sifat-sifat yang sempurna dan akhlak yang mulia yang ada padamu. Sudah tidak diragukan lagi adanya hubungan antara yang disumpahkan, yaitu al-Qur`an yang penuh hikmah dengan yang disumpahkan atasnya, yaitu ke-rasulan Muhammad a. Dan bahwa sesungguhnya, kalau saja tidak ada bukti (dalil) bagi kerasulannya dan tidak ada pula saksi selain al-Qur`an yang penuh hikmah ini, niscaya al-Qur`an itu sudah cukup sebagai dalil dan saksi atas kerasulan Muhammad a, bah-kan, al-Qur`an yang mulia ini sendiri adalah merupakan dalil yang terkuat dan terus menerus yang menunjukkan kerasulan Rasulullah a. Jadi, dalil-dalil al-Qur`an itu semuanya adalah merupakan dalil-dalil (bukti-bukti) bagi kerasulan Muhammad a.