Faatir
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَٱللَّهُ ٱلَّذِىٓ أَرْسَلَ ٱلرِّيَـٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَسُقْنَـٰهُ إِلَىٰ بَلَدٍ مَّيِّتٍ فَأَحْيَيْنَا بِهِ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ كَذَٰلِكَ ٱلنُّشُورُ 9
(9) Allah سبحانه وتعالى menginformasikan tentang kemahasempurnaan KuasaNya dan kemahaluasan belas kasihNya, dan sesungguhnya Dia-lah ﴾ أَرۡسَلَ ٱلرِّيَٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابٗا فَسُقۡنَٰهُ إِلَىٰ بَلَدٖ مَّيِّتٖ ﴿ "yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu ke suatu negeri yang mati" kemudian Allah menurunkannya di atasnya ﴾ أَرۡسَلَ ٱلرِّيَٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابٗا فَسُقۡنَٰهُ إِلَىٰ بَلَدٖ مَّيِّتٖ ﴿ "lalu Kami hidupkan bumi setelah kematiannya dengan hujan itu" maka hiduplah daerah tersebut dan juga para penghuni-nya, hewan-hewan pun mendapat makanan dan berkeliaran di ladang-ladang rumput itu. ﴾ كَذَٰلِكَ ﴿ "Demikianlah," Allah Yang telah menghidupkan bumi setelah kematiannya, akan menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati dari dalam kuburnya; maka kelak mereka akan datang untuk menghadap Allah, supaya Dia memberikan kepu-tusan di antara mereka dan menetapkan keputusan dengan kepu-tusan hukum yang adil.