Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Room
Surah 30

Ar-Room

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 48–49

ٱللَّهُ ٱلَّذِى يُرْسِلُ ٱلرِّيَـٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَيَبْسُطُهُۥ فِى ٱلسَّمَآءِ كَيْفَ يَشَآءُ وَيَجْعَلُهُۥ كِسَفًا فَتَرَى ٱلْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَـٰلِهِۦ ۖ فَإِذَآ أَصَابَ بِهِۦ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦٓ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ 48 وَإِن كَانُوا۟ مِن قَبْلِ أَن يُنَزَّلَ عَلَيْهِم مِّن قَبْلِهِۦ لَمُبْلِسِينَ 49

(48-49) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan tentang kesempurnaan ke-kuasaanNya dan kelengkapan nikmatNya, yaitu bahwasanya Dia ﴾ يُرۡسِلُ ٱلرِّيَٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابٗا ﴿ "mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan" dari bumi, ﴾ فَيَبۡسُطُهُۥ فِي ٱلسَّمَآءِ ﴿ "dan membentangkannya di langit" yakni, membentangkan dan menjadikannya luas, ﴾ كَيۡفَ يَشَآءُ ﴿ "menurut yang dikehendakiNya" menurut keadaan yang Dia kehendaki darinya, ﴾ وَيَجۡعَلُهُۥ ﴿ "kemudian menjadikannya," maksudnya, menjadikan awan yang terbentang luas itu ﴾ كِسَفٗا ﴿ "bergumpal-gumpal," maksudnya, awan yang tebal, sebagiannya menggumpali sebagian yang lain, ﴾ فَتَرَى ٱلۡوَدۡقَ يَخۡرُجُ مِنۡ خِلَٰلِهِۦۖ ﴿ "lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya," maksudnya, dari celah-celah awan itu, sebagai tetesan-tetesan kecil yang bertebaran, ia tidak turun semuanya (sekaligus) karena akan membuat rusak apa yang ditimpanya, ﴾ فَإِذَآ أَصَابَ ﴿ "maka apabila ia me-ngenai," maksudnya, dengan hujan itu, orang ﴾ يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦٓ إِذَا هُمۡ يَسۡتَبۡشِرُونَ ﴿ "yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira," sebagian menyampaikan berita gembira kepada sebagian yang lain dengan turunnya hujan itu. Yang demikian itu adalah karena sangat butuh dan sangat perlunya mereka kepadanya. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ وَإِن كَانُواْ مِن قَبۡلِ أَن يُنَزَّلَ عَلَيۡهِم مِّن قَبۡلِهِۦ لَمُبۡلِسِينَ ﴿ "Dan sesungguhnya sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa." Maksudnya, berputus harapan karena ke-terlambatan waktu turunnya. Maksudnya, Setelah hujan itu turun dalam kondisi seperti itu, maka hujan benar-benar menjadi sangat berharga bagi mereka, dan menjadi kebahagiaan, dan kegembiraan.