Aal-i-Imraan
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
رَبَّنَآ إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ ٱلنَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُۥ ۖ وَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ 192
(192) ﴾ رَبَّنَآ إِنَّكَ مَن تُدۡخِلِ ٱلنَّارَ فَقَدۡ أَخۡزَيۡتَهُۥۖ ﴿ "Ya Tuhan kami, sesungguh-nya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan dia," yaitu, karena dia telah memperoleh murka dari Allah, para malaikatNya, dan para waliNya, dan terjadinya kehinaan yang tidak ada keselamatan dan pelarian darinya. Itulah sebabnya Allah berfirman, ﴾ وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٖ ﴿ "Dan tidak ada bagi orang-orang yang zhalim seorang penolong pun" yang menye-lamatkan mereka dari siksaanNya. Ayat ini menunjukkan bahwa mereka masuk neraka disebabkan kezhaliman mereka sendiri.