An-Naml
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَإِنَّهُۥ لَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ 77
(77) Kalaulah al-Qur`an memiliki kedudukan agung seperti itu, berupa kejelasan dan mampu menghapus semua perselisihan dan menguraikan semua yang tidak jelas (musykil), maka ia berarti menjadi nikmat (karunia) terbesar dari Allah atas hamba-hambaNya (umat manusia). Akan tetapi tidak semua orang mau menerima kenikmatan dengan mensyukurinya. Maka dari itu Allah menjelas-kan bahwa manfaat al-Qur`an, cahaya dan petunjuknya khusus bagi orang-orang yang beriman saja, seraya berfirman, ﴾ وَإِنَّهُۥ لَهُدٗى ﴿ "Dan sesungguhnya al-Qur`an itu benar-benar menjadi petunjuk," dari kesesatan, kepalsuan dan kerancuan, ﴾ وَرَحۡمَةٞ ﴿ "dan rahmat." Dada mereka menjadi sejuk karenanya, dan segala urusan agama dan dunia mereka menjadi lancar (lurus) dengannya, ﴾ لِّلۡمُؤۡمِنِينَ 77 ﴿ "bagi orang-orang yang beriman" kepadanya, yang membenarkannya dan menerimanya dengan tulus, bersemangat untuk menghayatinya, merenungkan makna-maknanya. Maka merekalah yang menggu-nakan al-Qur`an untuk memperoleh hidayah kepada jalan yang lurus dan rahmat yang mengandung kebahagiaan, kemenangan, dan keberuntungan.