Ash-Shu'araa
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَأُلْقِىَ ٱلسَّحَرَةُ سَـٰجِدِينَ 46 قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ 47 رَبِّ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ 48
(46-48) Setelah para ahli sihir itu melihat mukjizat agung ini, maka mereka yakin berdasarkan pengetahuan mereka bahwa ini bukan sihir, ia hanyalah salah satu ayat dari ayat-ayat Allah dan mukjizat yang memberitakan kebenaran Musa dan apa yang dibawanya (ajarannya), ﴾ فَأُلۡقِيَ ٱلسَّحَرَةُ سَٰجِدِينَ ﴿ "maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud," kepada Rabb mereka, Allah سبحانه وتعالى.﴾ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ 47 رَبِّ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ ﴿ "Mereka berkata, 'Kami beriman kepada Rabb se-mesta alam, (yaitu) Rabb Musa dan Harun'." Maka padamlah kebatilan di hadapan kumpulan manusia itu dan para pembesar pun mengakui kebatilannya, sedangkan yang haq menjadi jelas dan tampak, hingga semua orang yang melihat dapat melihatnya dengan mata kepala mereka.