Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hajj
Surah 22

Al-Hajj

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 31

حُنَفَآءَ لِلَّهِ غَيْرَ مُشْرِكِينَ بِهِۦ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ ٱلسَّمَآءِ فَتَخْطَفُهُ ٱلطَّيْرُ أَوْ تَهْوِى بِهِ ٱلرِّيحُ فِى مَكَانٍ سَحِيقٍ 31

(31) Dia menetapkan perintah kepada mereka agar menjadi ﴾ حُنَفَآءَ لِلَّهِ ﴿ "orang-orang yang ikhlas kepada Allah," maksudnya orang-orang yang berorientasi kepadaNya dan kepada beribadah untuk-Nya, berpaling dari selainNya. ﴾ غَيۡرَ مُشۡرِكِينَ بِهِۦۚ وَمَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ ﴿ "Tidak mem-persekutukan sesuatu pun denganNya, dan barangsiapa mempersekutu-kan Allah," perumpamaannya ﴾ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ ٱلسَّمَآءِ ﴿ "maka dia ia seolah-olah jatuh dari langit," maksudnya terjatuh darinya, ﴾ فَتَخۡطَفُهُ ٱلطَّيۡرُ ﴿ "lalu disambar oleh burung," dengan cepat, ﴾ أَوۡ تَهۡوِي بِهِ ٱلرِّيحُ فِي مَكَانٖ سَحِيقٖ 31 ﴿ "atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh," maksudnya nan jauh. Begitu pula kondisi kaum musyrikin. Keimanan itu kedudukan-nya bagaikan langit, terpelihara dan berada di ketinggian. Orang yang mencampakkan keimanan bak orang yang terjerembab dari langit, menjadi sasaran berbagai macam gangguan dan bencana. Atau akan tersambar oleh seekor burung yang akan mengoyak anggota tubuhnya. Demikian halnya orang musyrik, jika menge-nyampingkan berpegang teguh kepada keimanan. Setan akan menyambarnya dari segala sisi, mencabik-cabiknya dan membawa pergi agama dan kehidupan dunianya.