Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hajj
Surah 22

Al-Hajj

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 24

وَهُدُوٓا۟ إِلَى ٱلطَّيِّبِ مِنَ ٱلْقَوْلِ وَهُدُوٓا۟ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْحَمِيدِ 24

(24) Demikian ini, lantaran mereka ﴾ وَهُدُوٓاْ إِلَى ٱلطَّيِّبِ مِنَ ٱلۡقَوۡلِ ﴿ "diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik," yang paling afdhal dan yang terbaik ialah kalimat ikhlas, disusul dengan perkataan-perkataan baik lain yang memuat dzikrullah atau pencurahan ke-baikan bagi sesama manusia. ﴾ وَهُدُوٓاْ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلۡحَمِيدِ 24 ﴿ "Dan mereka ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji," yaitu jalan yang dipuji. Hal ini karena seluruh syariat mengandung hikmah, pujian, keindahan perkara yang diperintahkan, dan keburukan perkara [yang dilarang]. Itulah agama, yang tidak mengandung ifrath (ekstrimitas) dan tafrith (penyepelean) yang berisikan ilmu yang bermanfaat dan amalan shalih. Atau, bermakna mereka dituntun menuju jalan Allah Yang Maha Terpuji. Karena, seringkali Allah mengaitkan kata shirath kepadaNya. Pasalnya, shirath itu mengan-tarkan penitinya kepada Allah. Penyebutan kata al-Hamid (yang terpuji) di sini, untuk menjelaskan bahwa mereka bisa menggapai hidayah melalui jasa kebaikan dari Allah dan karuniaNya yang tercurahkan kepada mereka. Karena itu, mereka mengucapkan di dalam surga, ﴾ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي هَدَىٰنَا لِهَٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهۡتَدِيَ لَوۡلَآ أَنۡ هَدَىٰنَا ٱللَّهُۖ ﴿ "Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk." (Al-A'raf: 43).