Al-Anbiyaa
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَإِن تَوَلَّوْا۟ فَقُلْ ءَاذَنتُكُمْ عَلَىٰ سَوَآءٍ ۖ وَإِنْ أَدْرِىٓ أَقَرِيبٌ أَم بَعِيدٌ مَّا تُوعَدُونَ 109 إِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلْجَهْرَ مِنَ ٱلْقَوْلِ وَيَعْلَمُ مَا تَكْتُمُونَ 110
(109-110) Dan jika ﴾ تَوَلَّوۡاْ ﴿ "mereka berpaling," dari ketun-dukan untuk mengabdikan diri kepadaNya, maka peringatkanlah mereka dari datangnya bencana-bencana dan turunnya hukuman. ﴾ فَقُلۡ ءَاذَنتُكُمۡ ﴿ "Maka katakanlah, 'Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian'," maksudnya saya telah memberitahukan kedatangan hukuman ﴾ عَلَىٰ سَوَآءٖۖ ﴿ "(ajaran) yang sama (antara kita)," maksudnya pengetahuanku dan pengetahuan kalian tentang itu sama saja; maka jangan sekali-kali mengatakan bila siksaan melanda kalian, "Tidak ada pemberi kabar gembira dan peringatan (seorang rasul) yang datang kepada kami." Akan tetapi, sekarang, ilmuku dan ilmu kalian sama. Karena saya telah memperingatkan dan mewanti-wanti kalian serta memberitahukan kepada kalian tentang akibat buruk dari kekufuran. Saya tidak menyembunyikan apa pun dari kalian. ﴾ وَإِنۡ أَدۡرِيٓ أَقَرِيبٌ أَم بَعِيدٞ مَّا تُوعَدُونَ 109 ﴿ "Dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat atau masih jauh," yaitu siksaan. Pasalnya, pengetahuan tentang kapan datangnya siksa, hanya di sisi Allah saja, berada di TanganNya. Saya tidak mempunyai wewenang apa pun.