Maryam
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
يَوْمَ نَحْشُرُ ٱلْمُتَّقِينَ إِلَى ٱلرَّحْمَـٰنِ وَفْدًا 85
(85) Allah تعالى memberitahukan tentang perbedaan men-colok antara dua kelompok; golongan orang-orang yang bertakwa dan kelompok pelaku maksiat. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa kepadaNya dengan sebab menghindari perbuatan syirik, bid'ah-bid'ah dan aneka macam maksiat, akan dihimpun oleh Allah pada Hari Kiamat dalam keadaan dimuliakan, terhormat lagi diagungkan. Dan tempat kembali mereka adalah ar-Rahman (Dzat Yang Maha Pengasih), tujuan mereka adalah al-Mannan (Dzat Yang Maha Pemberi), sebagai delegasi kepadaNya. Dan seorang utusan, tentunya menyimpan harapan dalam hatinya dan persangkaan baik (optimisme) terhadap yang dituju, sesuatu hal yang sudah diketa-hui bersama. Orang-orang yang bertakwa mendatangi ar-Rahman (sebagai tamu), dengan mengharap rahmatNya dan curahan ke-baikanNya yang merata, serta keberuntungan memperoleh berbagai macam karuniaNya di tempat keridhaanNya (surga). Hal ini lantaran mereka telah mempersembahkan amalan-amalan dengan penuh takwa dan mengikuti keridhaanNya. Dan Allah pun telah menjanjikan ganjaran pahala buat mereka ini me-lalui lisan para rasulNya. (Di Hari Kiamat) mereka berjalan menuju Rabb mereka dengan ketenangan dan penuh keyakinan (akan memperoleh) karuniaNya.