Maryam
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
ثُمَّ نُنَجِّى ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوا۟ وَّنَذَرُ ٱلظَّـٰلِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا 72
(72) Oleh sebab itu, Allah berfirman, ﴾ ثُمَّ نُنَجِّي ٱلَّذِينَ ٱتَّقَواْ ﴿ "Kemu-dian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa," kepada Allah dengan cara mengerjakan perintah serta menjauhi larangan ﴾ وَّنَذَرُ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "dan Kami membiarkan orang-orang yang zhalim," terha-dap diri mereka sendiri dengan melakukan kekufuran dan maksiat ﴾ فِيهَا جِثِيّٗا 72 ﴿ "di neraka dalam keadaan berlutut." Ini adalah akibat dari kekufuran dan perbuatan maksiat mereka, sehingga mengakibatkan mereka kekal abadi di dalam neraka. Azab sudah pasti mengenai, dan semua faktor (penyelamat) sudah tidak berlaku.