Maryam
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا إِلَّا سَلَـٰمًا ۖ وَلَهُمْ رِزْقُهُمْ فِيهَا بُكْرَةً وَعَشِيًّا 62
(62) ﴾ لَّا يَسۡمَعُونَ فِيهَا لَغۡوًا ﴿ "Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam surga," yaitu ucapan sia-sia yang tidak berguna sama sekali, dan juga tidak mendengar ucapan yang mengakibat-kan dosa. Mereka tidak pernah mendengar cercaan, umpatan, dan perkataan yang mengandung maksiat kepada Allah serta perkataan yang mengeruhkan hati ﴾ إِلَّا سَلَٰمٗاۖ ﴿ "kecuali ucapan salam," maksudnya [kecuali] perkataan-perkataan yang terhindar dari segala aib berupa dzikrullah, penghormatan, ungkapan suka cita, kabar gembira, lontaran ucapan yang baik antara sesama kawan, mendengar pem-bicaraan ar-Rahman, dan suara-suara yang merdu dari para bida-dari, malaikat dan anak-anak kecil, nada-nada berdendang, serta suara-suara yang lembut. Karena memang tempat itu adalah Darussalam (tempat keselamatan). Maka, tidak ada sesuatu pun di sana kecuali keselamatan yang sempurna dari segala sudut aspek. ﴾ وَلَهُمۡ رِزۡقُهُمۡ فِيهَا بُكۡرَةٗ وَعَشِيّٗا 62 ﴿ "Mereka mendapatkan rizkinya di surga itu tiap-tiap pagi dan petang," maksudnya limpahan rizki mereka berupa makanan, minuman serta beraneka ragam kenikmatan, berkesinam-bungan terus-menerus di mana pun mereka minta, dan kapan pun mereka inginkan. Dan di antara bentuk kesempurnaan rizki, kenik-matan, serta kebaikan surga adalah keberadaannya (yang selalu siap sedia) pada waktu-waktu tertentu "pagi dan petang," supaya kenikmatan-kenikmatan itu betul-betul dirasa besar keberadaannya dan fungsi kemanfaatannya pun lebih maksimal.