Al-Israa
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَلَا تَقْتُلُوٓا۟ أَوْلَـٰدَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَـٰقٍ ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْـًٔا كَبِيرًا 31
(31) Ini adalah bentuk kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya, lantaran Dia lebih sayang kepada mereka dibandingkan dua orang tua mereka. Oleh sebab itu, Dia melarang orang tua untuk membunuh anak-anak mereka (hanya) karena takut kemiskinan. Allah-lah yang menanggung rizki mereka semua. Allah mengabar-kan bahwasanya ﴾ قَتۡلَهُمۡ كَانَ خِطۡـٔٗا كَبِيرٗا ﴿ "membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar," maksudnya termasuk dosa-dosa yang paling besar, dikarenakan telah sirnanya rasa kasih sayang dari hati, kedurhakaan yang besar, serta kenekatan membunuh anak yang belum pernah berbuat dosa dan tidak pernah bermaksiat.