Yusuf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
حَتَّىٰٓ إِذَا ٱسْتَيْـَٔسَ ٱلرُّسُلُ وَظَنُّوٓا۟ أَنَّهُمْ قَدْ كُذِبُوا۟ جَآءَهُمْ نَصْرُنَا فَنُجِّىَ مَن نَّشَآءُ ۖ وَلَا يُرَدُّ بَأْسُنَا عَنِ ٱلْقَوْمِ ٱلْمُجْرِمِينَ 110
(110) Allah تعالى memberitahukan bahwa Dia mengutus para rasul yang mulia. Namum kaum yang jahat lagi pencela mendus-takan mereka. Allah masih menyediakan tempo bagi mereka agar kembali menuju kebenaran. Allah senantiasa menangguhkan mereka sampai pada level kekerasan sikap mereka yang dahsyat terhadap para rasul. Sampai-sampai para rasul meski memiliki keyakinan yang sempurna dan kekuatan kepercayaan mereka kepada janji Allah dan ancamanNya, boleh jadi terlintas pada hati mereka ke-putusasaan dan kelemahan dalam ilmu dan kepercayaan. Apabila kondisi mereka sudah mencapai tingkat ini ﴾ جَآءَهُمۡ نَصۡرُنَا فَنُجِّيَ مَن نَّشَآءُۖ ﴿ "datanglah kepada para rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkanlah orang-orang yang Kami kehendaki." Mereka itu adalah para rasul dan penganut mereka ﴾ وَلَا يُرَدُّ بَأۡسُنَا عَنِ ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡمُجۡرِمِينَ ﴿ "Dan tidak dapat ditolak siksa Kami dari orang-orang yang berdosa", maksudnya siksaan Kami tidak bisa ditampik dari orang-orang yang berbuat dosa dan nekat (berbuat buruk) terhadap Allah. Tiada kekuatan dan penolong bagi mereka.