Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yunus
Surah 10

Yunus

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 95

وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ ٱلْخَـٰسِرِينَ 95

(95) ﴾ وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ ﴿ "Dan sekali-kali janganlah kamu termasuk orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah sehingga menyebabkanmu termasuk orang-orang yang rugi." Kesim-pulannya adalah bahwa Allah melarang dua perkara: Meragukan al-Qur`an dan mempertanyakan kebenarannya, lebih buruk dari itu adalah mendustakannya. Padahal al-Qur`an itu adalah ayat-ayat Allah yang jelas yang tidak menerima pendustaan dari segi mana-pun. Allah menjadikan kerugian sebagai akibat atas hal ini yaitu ketidakberuntungan dengan pendustaan ini, dan kerugian itu de-ngan lenyapnya pahala di dunia dan akhirat dan diraihnya azab di dunia dan akhirat. Larangan terhadap sesuatu adalah perintah kepada sebaliknya, maka ini berarti perintah untuk membenarkan al-Qur`an secara sempurna, kemantapan hati kepadanya dan mem-perhatikannya dengan mengkaji dan mengamalkannya. Dengan itu seorang hamba termasuk orang-orang yang beruntung yang men-dapatkan keinginan mulia, sasaran yang berharga, dan keutamaan yang sempurna, serta kerugian menjauh darinya.