Yunus
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
ثُمَّ بَعَثْنَا مِنۢ بَعْدِهِم مُّوسَىٰ وَهَـٰرُونَ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَإِي۟هِۦ بِـَٔايَـٰتِنَا فَٱسْتَكْبَرُوا۟ وَكَانُوا۟ قَوْمًا مُّجْرِمِينَ 75
(75) Maksudnya, kemudian Kami mengutus (setelah para rasul yang Allah utus kepada kaum yang mendustakan yang di-binasakan) ﴾ مُّوسَىٰ ﴿ "Musa" bin Imran, Rasul yang berbicara kepada Allah (Kalimurrahman), salah seorang rasul Ulul Azmi, salah seorang Rasul besar yang diteladani oleh mereka yang mana syariat yang agung lagi luas diturunkan kepadanya, dan Kami menjadikan Harun saudaranya sebagai pendukungnya. Kami mengutus keduanya, ﴾ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ وَمَلَإِيْهِۦ ﴿ "kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya." Yakni para pemimpin dan pembesar kaumnya, karena mayoritas mereka mengikuti para pemimpin ﴾ بِـَٔايَٰتِنَا ﴿ "dengan (membawa) tanda-tanda (mukjizat-mukjizat) Kami", yang menunjukkan ajaran yang dibawa-nya yaitu tauhid dan larangan menyembah selainNya. ﴾ فَٱسۡتَكۡبَرُواْ ﴿ "Maka mereka menyombongkan diri", darinya sebagai bentuk kezha-liman dan tinggi hati setelah meyakininya. ﴾ وَكَانُواْ قَوۡمٗا مُّجۡرِمِينَ ﴿ "Dan mereka adalah orang-orang yang berdosa." Allah telah memvonis me-reka sebagai orang-orang yang (bergelimang) dosa dan mendusta-kan (ajaran Nuh).