Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Sharh
Sura ta 94

Ash-Sharh

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Ayoyi 1–4

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ 1 وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ 2 ٱلَّذِىٓ أَنقَضَ ظَهْرَكَ 3 وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ 4

(1-4) Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada RasulNya, ﴾ أَلَمۡ نَشۡرَحۡ لَكَ صَدۡرَكَ ﴿ "Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?" Yakni, Kami melapangkannya untuk syariat-syariat agama, dakwah kepada Allah سبحانه وتعالى, bersifat dengan akhlak yang baik, mengedepankan akhirat dan mempermudahkan kebajikan sehingga tidak terasa sempit dan tertekan hingga hampir (sebelumnya) tidak tunduk pada kebaikan dan hampir tidak merasakannya lapang. ﴾ وَوَضَعۡنَا عَنكَ وِزۡرَكَ ﴿ "Dan Kami telah menghilangkan dari padamu bebanmu," yakni kesalahanmu ﴾ ٱلَّذِيٓ أَنقَضَ ظَهۡرَكَ ﴿ "yang memberatkan punggungmu," senada dengan Fir-man Allah سبحانه وتعالى, ﴾ لِّيَغۡفِرَ لَكَ ٱللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِن ذَنۢبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ ﴿ "Supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosa yang telah lalu dan yang akan datang." (Al-Fath: 2). ﴾ وَرَفَعۡنَا لَكَ ذِكۡرَكَ ﴿ "Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu," yakni Kami tinggikan derajatmu dan Kami berikan pujian baik lagi luhur untukmu yang belum pernah dicapai oleh seorang pun sehingga tidaklah Allah سبحانه وتعالى disebut melainkan RasulNya juga dise-butkan bersamaNya seperti kalimat syahadat masuk Islam, adzan, iqamat, khutbah dan lainnya yang dalam kata-kata itu Allah سبحانه وتعالى mengagungkan sebutan RasulNya, Muhammad a. Dan di hati umatnya, beliau dicintai, diagungkan, dan dimuliakan, yang tidak dimiliki oleh seorang pun selain beliau setelah Allah سبحانه وتعالى. Semoga Allah سبحانه وتعالى memberi beliau balasan atas jerih payahnya terhadap umat dengan balasan terbaik yang diberikan kepada seorang nabi atas jasa baiknya bagi umatnya.