Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shams
Sura ta 91

Ash-Shams

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Ayoyi 11–15

كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَىٰهَآ 11 إِذِ ٱنۢبَعَثَ أَشْقَىٰهَا 12 فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ ٱللَّهِ نَاقَةَ ٱللَّهِ وَسُقْيَـٰهَا 13 فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُم بِذَنۢبِهِمْ فَسَوَّىٰهَا 14 وَلَا يَخَافُ عُقْبَـٰهَا 15

(11-15) ﴾ كَذَّبَتۡ ثَمُودُ بِطَغۡوَىٰهَآ ﴿ "(Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena melampaui batas," yakni karena tindakan mereka yang melampaui batas dan merasa tinggi hati terhadap kebenaran serta sombong terhadap rasul mereka. ﴾ إِذِ ٱنۢبَعَثَ أَشۡقَىٰهَا ﴿ "Ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka," yakni orang yang paling sengsara di antara penduduk kabilah tersebut,[145] yaitu Qudar bin Salif karena menyembelih unta ketika mereka sepakat untuk itu dan mereka menyuruhnya lalu ia menunaikan perintah mereka. ﴾ فَقَالَ لَهُمۡ رَسُولُ ٱللَّهِ ﴿ "Lalu Rasul Allah, (Shaleh عليه السلام) berkata kepada mereka," memberi peringatan, ﴾ نَاقَةَ ٱللَّهِ وَسُقۡيَٰهَا ﴿ "(Biarkanlah) unta betina Allah dan minumannya." Artinya, waspadalah kalian, jangan sampai menyembelih unta Allah سبحانه وتعالى yang dijadikan sebagai tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى untuk kalian. Jangan kalian batasi nikmat Allah سبحانه وتعالى berupa meminum susunya dengan menyembelihnya. Mereka pun mendustakan nabi mereka, Shaleh عليه السلام, ﴾ فَعَقَرُوهَا فَدَمۡدَمَ عَلَيۡهِمۡ رَبُّهُم بِذَنۢبِهِمۡ ﴿ "dan menyembelih unta itu, maka Rabb mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka." Allah سبحانه وتعالى membinasakan mereka dan meratakan siksaan pada mereka semua. Allah سبحانه وتعالى mengirim suara keras dari atas mereka dan goncangan dari bawah mereka hingga mereka pun berjongkok di atas lutut tanpa ada seorang pun yang memanggil dan menyahut. ﴾ فَسَوَّىٰهَا ﴿ "Lalu Allah menyama-ratakan mereka (dengan tanah)," yakni Allah سبحانه وتعالى meratakan mereka dalam siksaan, ﴾ وَلَا يَخَافُ عُقۡبَٰهَا ﴿ "dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu," yakni apa-apa yang menjadi akibat setelah itu. Bagaimana Dzat Yang Maha Memaksa yang tidak satu pun makhluk bisa ter-lepas dari paksaan dan tindakanNya merasa takut. Mahabijaksana Allah dalam segala hal yang diputuskan dan disyariatkanNya.

Selesai. Segala puji hanya untuk Allah سبحانه وتعالى semata.