Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · At-Tawba
Sura ta 9

At-Tawba

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 31

ٱتَّخَذُوٓا۟ أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَـٰنَهُمْ أَرْبَابًا مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَٱلْمَسِيحَ ٱبْنَ مَرْيَمَ وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوٓا۟ إِلَـٰهًا وَٰحِدًا ۖ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ سُبْحَـٰنَهُۥ عَمَّا يُشْرِكُونَ 31

(31) Ini, walaupun agak mengherankan jika ada umat besar bersepakat mengatakan pendapat yang kebatilannya ditunjukkan oleh pemikiran ringan dan akal yang biasa-biasa saja, akan tetapi hal itu mempunyai sebab yaitu bahwa mereka ﴾ ٱتَّخَذُوٓاْ أَحۡبَارَهُمۡ ﴿ "Men-jadikan orang-orang alimnya", yaitu ulama mereka, ﴾ وَرُهۡبَٰنَهُمۡ ﴿ "dan rahib-rahib mereka," yakni ahli ibadah yang berkonsentrasi hanya kepada ibadah ﴾ أَرۡبَابٗا مِّن دُونِ ٱللَّهِ ﴿ "sebagai tuhan selain Allah." Para alim dan rahib itu menghalalkan untuk mereka apa yang diharam-kan Allah, lalu mereka mengikutinya, dan mengharamkan untuk mereka apa yang dihalalkan Allah lalu mereka mengikutinya, serta mensyariatkan syariat-syariat dan ucapan-ucapan yang bertentangan dengan agama para rasul, dan mereka pun mengikutinya. Mereka juga bersikap berlebih-lebihan terhadap syaikh-syaikh dan ahli-ahli ibadah mereka dan mengagungkannya, menjadikan kuburan mereka sebagai tempat-tempat ibadah yang disembah selain Allah, serta dijadikan sebagai tempat untuk menyembelih kurban, berdoa, dan beristighatsah. ﴾ وَٱلۡمَسِيحَ ٱبۡنَ مَرۡيَمَ ﴿ "Dan (juga mereka mempertuhankan) al-Masih putra Maryam." Mereka mengangkatnya sebagai tuhan selain Allah, mereka telah menyelisihi perintah Allah kepada mereka melalui lisan para rasulNya. ﴾ وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُوٓاْ إِلَٰهٗا وَٰحِدٗاۖ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۚ ﴿ "Pa-dahal mereka hanya disuruh menyembah Rabb Yang Maha Esa, tidak ada Rabb (yang berhak disembah) selain Dia." Agar mereka mengikhlaskan ibadah dan ketaatan hanya untukNya, serta mengkhususkanNya dengan kecintaan dan doa, namun mereka mencampakkan perintah Allah dan menyekutukanNya dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan keterangan tentangnya. ﴾ سُبۡحَٰنَهُۥ عَمَّا يُشۡرِكُونَ ﴿ "Maha-suci Allah dari apa yang mereka persekutukan." Mahasuci, Mahabersih, dan Mahatinggi keagunganNya dari kesyirikan dan kedustaan mereka, sesungguhnya perbuatan mereka itu berarti meremehkan-Nya dan menyifatiNya dengan apa yang tidak layak bagi keagung-anNya, padahal Allah Mahatinggi dalam sifat dan perbuatanNya dari segala yang dinisbatkan kepadaNya yang bertentangan dengan kesucianNya.