Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Mutaffifin
Sura ta 83

Al-Mutaffifin

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Ayoyi 10–13

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ 10 ٱلَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ ٱلدِّينِ 11 وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ 12 إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَـٰتُنَا قَالَ أَسَـٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ 13

(10-13) ﴾ وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ﴿ "Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan." Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menjelas-kan siapakah mereka dengan FirmanNya, ﴾ ٱلَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوۡمِ ٱلدِّينِ ﴿ "(yaitu) orang-orang yang mendustakan Hari Pembalasan," yakni Hari Pem-balasan amal dan perbuatan. Di hari itu Allah سبحانه وتعالى akan membalas amal perbuatan mereka. ﴾ وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعۡتَدٍ ﴿ "Dan tidak ada yang men-dustakan Hari Pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas" atas larangan-larangan Allah سبحانه وتعالى, melampaui batas dari halal hingga haram, ﴾ أَثِيمٍ ﴿ "lagi berdosa," yakni banyak dosanya. Sikap permusuhan inilah yang mendorongnya untuk mendustakan, dan kesombongannya membuatnya menolak kebenaran. Karena itu ﴾ إِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِ ءَايَٰتُنَا ﴿ "apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami," yang me-nunjukkan pada kebenaran dan atas kebenaran risalah yang dibawa oleh para rasul, ia mendustakan dan menentangnya seraya berkata, ﴾ أَسَٰطِيرُ ٱلۡأَوَّلِينَ ﴿ "Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu," yakni hanya berasal dari cerita orang-orang terdahulu dan berita umat-umat yang sudah berlalu, bukan berasal dari Allah سبحانه وتعالى; semua itu karena didorong rasa sombong dan menentang.