Al-A'raaf
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
قَالَ ٱدْخُلُوا۟ فِىٓ أُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِكُم مِّنَ ٱلْجِنِّ وَٱلْإِنسِ فِى ٱلنَّارِ ۖ كُلَّمَا دَخَلَتْ أُمَّةٌ لَّعَنَتْ أُخْتَهَا ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا ٱدَّارَكُوا۟ فِيهَا جَمِيعًا قَالَتْ أُخْرَىٰهُمْ لِأُولَىٰهُمْ رَبَّنَا هَـٰٓؤُلَآءِ أَضَلُّونَا فَـَٔاتِهِمْ عَذَابًا ضِعْفًا مِّنَ ٱلنَّارِ ۖ قَالَ لِكُلٍّ ضِعْفٌ وَلَـٰكِن لَّا تَعْلَمُونَ 38 وَقَالَتْ أُولَىٰهُمْ لِأُخْرَىٰهُمْ فَمَا كَانَ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍ فَذُوقُوا۟ ٱلْعَذَابَ بِمَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ 39
(38-39) Maka malaikat-malaikat berkata kepada mereka, ﴾ ٱدۡخُلُواْ فِيٓ أُمَمٖ ﴿ "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat." Yakni dalam kumpulan umat ﴾ قَدۡ خَلَتۡ مِن قَبۡلِكُم مِّنَ ٱلۡجِنِّ وَٱلۡإِنسِ ﴿ "jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu." Yakni mereka yang telah berlalu sama seperti kamu berlalu di atas kekufuran dan ke-sombongan, maka semuanya berhak mendapatkan kehinaan dan kebinasaan. ﴾ كُلَّمَا دَخَلَتۡ أُمَّةٞ ﴿ "Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka)", dari umat-umat yang menentang. ﴾ لَّعَنَتۡ أُخۡتَهَاۖ ﴿ "Dia mengutuk kawannya (yang menyesatkannya)." Seperti Firman Allah yang lain. ﴾ ثُمَّ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ يَكۡفُرُ بَعۡضُكُم بِبَعۡضٖ وَيَلۡعَنُ بَعۡضُكُم بَعۡضٗا ﴿ "Kemudian di Hari Kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian yang (lain) dan sebagian kamu melaknati sebagian (yang lain)." (Al-An-kabut: 25). ﴾ حَتَّىٰٓ إِذَا ٱدَّارَكُواْ فِيهَا جَمِيعٗا ﴿ "Sehingga apabila mereka masuk semuanya." Yakni seluruh penghuninya dari orang-orang terdahulu, orang-orang belakangan, para pembesar, para pemimpin, para pengikut dan para pengekor, semuanya telah berkumpul di neraka. ﴾ قَالَتۡ أُخۡرَىٰهُمۡ ﴿ "Berkatalah orang-orang yang masuk belakangan." Yakni para pengikut para pemimpin, ﴾ لِأُولَىٰهُمۡ ﴿ "kepada orang-orang yang masuk terdahulu." Yakni para pemimpin. Para pengikut itu mengadukan kepada Allah penyesatan para pemimpin kepada mereka, ﴾ رَبَّنَا هَٰٓؤُلَآءِ أَضَلُّونَا فَـَٔاتِهِمۡ عَذَابٗا ضِعۡفٗا مِّنَ ٱلنَّارِۖ ﴿ "Ya Rabb kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka." Yakni siksalah mereka dengan siksaan yang berlipat ganda karena mereka telah menyesatkan kami dan menghiasi perbuatan buruk bagi kami. ﴾ وَقَالَتۡ أُولَىٰهُمۡ لِأُخۡرَىٰهُمۡ ﴿ "Dan berkata orang-orang yang masuk terdahulu di antara mereka kepada orang-orang yang masuk belakangan." Yakni para pemimpin berkata kepada para pengikut, ﴾ فَمَا كَانَ لَكُمۡ عَلَيۡنَا مِن فَضۡلٖ ﴿ "Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami." Yakni, kita melakukan penyelewengan dan kesesatan secara bersama-sama, melakukan sebab azab secara bersama-sama, lalu keutamaan apa yang kamu miliki dibanding kami? ﴾ قَالَ ﴿ "Allah berfirman, ﴾ لِكُلّٖ ﴿ Ma-sing-masing" darimu ﴾ ضِعۡفٞ ﴿ "mendapat (siksaan) yang berlipat ganda" dan mendapat bagian dari api neraka. ﴾ فَذُوقُواْ ٱلۡعَذَابَ بِمَا كُنتُمۡ تَكۡسِبُونَ ﴿ "Maka rasakanlah siksaan karena perbuatan yang telah kamu lakukan." Akan tetapi seperti yang sudah diketahui bahwa azab bagi para pemim-pin tentu lebih pedih dan lebih berat daripada azab para pengikut, sebagaimana nikmat yang didapatkan oleh para imam pemberi petunjuk adalah lebih besar daripada yang akan didapatkan oleh para pengikut. Allah تعالى berfirman, ﴾ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّواْ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ زِدۡنَٰهُمۡ عَذَابٗا فَوۡقَ ٱلۡعَذَابِ بِمَا كَانُواْ يُفۡسِدُونَ 88 ﴿ "Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan." (An-Nahl: 88). Ayat-ayat ini dan yang sepertinya menunjukkan bahwa para pendusta terhadap ayat-ayat Allah akan dikekalkan di dalam azab, mereka sama-sama mendapatkannya, walaupun kadar azab yang mereka dapatkan berbeda-beda menurut amal, pengingkaran, ke-zhaliman, dan kedustaan mereka, dan bahwa kasih sayang di antara mereka di dunia, pada Hari Kiamat akan berubah menjadi permu-suhan dan saling laknat.