Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Az-Zumar
Sura ta 39

Az-Zumar

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 60

وَيَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ تَرَى ٱلَّذِينَ كَذَبُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ وُجُوهُهُم مُّسْوَدَّةٌ ۚ أَلَيْسَ فِى جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْمُتَكَبِّرِينَ 60

(60) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan tentang kehinaan, ﴾ ٱلَّذِينَ كَذَبُواْ ﴿ "orang-orang yang berbuat dusta" terhadapNya, dan bahwasanya, wajah mereka pada Hari Kiamat, ﴾ مُّسۡوَدَّةٌۚ ﴿ "menjadi hitam" seakan-akan malam yang gelap gempita, mereka dikenali oleh semua ma-nusia di padang mahsyar dengan ciri tersebut. Sesungguhnya kebenaran itu terang benderang seperti pagi hari. Dan karena mereka telah menghitamkan wajah kebenaran dengan kedustaan, maka Allah menghitamkan wajah mereka sebagai balasan yang setimpal dengan perbuatan mereka. Mereka memperoleh wajah yang hitam pekat dan juga azab yang dahsyat di dalam Neraka Jahanam. Maka dari itu Allah berfirman,﴾ أَلَيۡسَ فِي جَهَنَّمَ مَثۡوٗى لِّلۡمُتَكَبِّرِينَ ﴿ "Bukankah dalam Neraka Jahanam itu ada tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri" terhadap kebenaran dan menyombongkan diri untuk beribadah kepada Allah, yaitu orang-orang yang berbuat dusta terhadapNya. Jangan sekali-kali demi-kian, sebab demi Allah, sesungguhnya di dalamnya terdapat siksa, kehinaan, dan kemurkaan yang menimpa orang-orang yang me-nyombongkan diri dari segala sisinya, dan hak diambil dari mereka dengan kedua siksa itu. Kedustaan terhadap Allah mencakup kedustaan terhadapNya dengan menjadikan sekutu, anak dan istri bagiNya, menginforma-sikan tentang Allah dengan informasi-informasi yang sangat tidak layak bagi kebesaranNya, atau mengklaim menjadi nabi, atau mengatakan sesuatu tentang syariatNya yang tidak pernah dikata-kanNya dan menginformasikan bahwasanya Allah telah mengata-kannya dan mensyariatkannya.