Faatir
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ جَاعِلِ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ رُسُلًا أُو۟لِىٓ أَجْنِحَةٍ مَّثْنَىٰ وَثُلَـٰثَ وَرُبَـٰعَ ۚ يَزِيدُ فِى ٱلْخَلْقِ مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ 1
(1) Allah سبحانه وتعالى memuji DiriNya sendiri Yang Mahamulia lagi Mahasuci karena penciptaanNya terhadap langit dan bumi serta berbagai macam makhluk yang ada pada keduanya; karena itu adalah bukti (dalil) kesempurnaan KuasaNya, keluasan kerajaan-Nya, keluasan rahmatNya, keindahan hikmah dan ilmuNya yang meliputi (segala sesuatu). Dan setelah Allah menjelaskan tentang penciptaan, berikut-nya Allah menjelaskan apa yang berkaitan dengan perintahNya, yaitu Dia menjadikan ﴾ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ رُسُلًا ﴿ "malaikat sebagai utusan-utusan" di dalam mengatur perintah-perintahNya yang bersifat taqdiri dan sebagai perantara antara Allah dengan manusia di dalam me-nyampaikan perintah-perintahNya yang bersifat syar'i. Di dalam penjelasan bahwa Dia menjadikan malaikat-malaikat sebagai utusan-utusan, Allah tidak memberikan pengecualian ter-hadap seorang pun di antara mereka, dan ini sekaligus merupakan satu dalil (bukti) yang menunjukkan totalitas kepatuhan mereka kepada Rabb, Allah سبحانه وتعالى, dan ketundukan mereka kepada perintah-perintahNya, sebagaimana Allah Firmankan, ﴾ لَّا يَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمۡ وَيَفۡعَلُونَ مَا يُؤۡمَرُونَ 6 ﴿ "Mereka tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintah-kanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (at-Tahrim: 6). Oleh karena para malaikat itu adalah para pelaksana –berda-sarkan izin Allah– melakukan hal-hal yang ditugaskanNya kepada mereka, maka Allah menjelaskan kemampuan mereka untuk mela-kukannya, dan betapa sangat cepatnya perjalanan mereka, di mana Allah menjadikan di antara mereka mereka, ﴾ أُوْلِيٓ أَجۡنِحَةٖ ﴿ "mempunyai sayap-sayap" yang dengannya mereka bisa terbang dan segera me-laksanakan apa saja yang diperintahkan kepadanya, ﴾ مَّثۡنَىٰ وَثُلَٰثَ وَرُبَٰعَۚ ﴿ "ada yang memiliki dua, tiga dan empat buah," maksudnya: Di antara mereka ada yang mempunyai dua sayap, ada yang tiga dan ada juga yang empat, masing-masing sesuai dengan tuntutan hikmah Allah سبحانه وتعالى. ﴾ يَزِيدُ فِي ٱلۡخَلۡقِ مَا يَشَآءُۚ ﴿ "Dia menambahkan pada ciptaanNya apa yang dikehendakiNya." Maksudnya, memberikan kelebihan kepada se-bagian makhlukNya atas sebagian yang lain dalam bentuk pencip-taannya, kekuatannya, keindahannya, tambahan anggota badan melebihi yang biasanya, kemerduan suaranya, dan dalam kebagusan nadanya. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ﴿ "Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu." Maka dari itu Kuasa Allah berlaku menurut apa yang Dia kehendaki, tidak ada sesuatu apa pun yang menjadi sulit bagiNya; yang di antaranya adalah memberikan kelebihan kepada sebagian makhlukNya atas sebagian yang lain.