Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Aal-i-Imraan
Sura ta 3

Aal-i-Imraan

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Ayoyi 162–163

أَفَمَنِ ٱتَّبَعَ رِضْوَٰنَ ٱللَّهِ كَمَنۢ بَآءَ بِسَخَطٍ مِّنَ ٱللَّهِ وَمَأْوَىٰهُ جَهَنَّمُ ۚ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ 162 هُمْ دَرَجَـٰتٌ عِندَ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ بَصِيرٌۢ بِمَا يَعْمَلُونَ 163

(162-163) Allah تعالى memberitahukan bahwasanya tidaklah sama orang yang tujuannya adalah keridhaan Rabbnya dan ber-buat dengan amalan yang membuat Rabbnya ridha, dengan orang yang tidak seperti itu dari kalangan orang-orang yang senang berbuat kemaksiatan dan hal-hal yang membuat Tuhannya murka. Kedua orang seperti itu tidaklah sama hukumnya di hadapan Allah dan hikmahNya serta pada fitrah hamba-hamba Allah. ﴾ أَفَمَن كَانَ مُؤۡمِنٗا كَمَن كَانَ فَاسِقٗاۚ لَّا يَسۡتَوُۥنَ 18 ﴿ "Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka tidak sama." (As-Sajdah: 18). Karena itu Allah berfirman di sini, ﴾ هُمۡ دَرَجَٰتٌ عِندَ ٱللَّهِۗ ﴿ "(Kedu-dukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah," maksudnya, setiap mereka itu berbeda-beda dalam derajat dan kedudukan mereka, sesuai dengan tingkatan mereka dalam amal perbuatan mereka. Orang-orang yang mencari keridhaan Allah berusaha mem-peroleh derajat yang tinggi, kedudukan, dan istana-istana, maka Allah memberikan kepada mereka karuniaNya dan kemuliaanNya menurut kadar perbuatan mereka. Sedangkan orang-orang yang mengikuti hal-hal yang membuat Allah murka berusaha untuk turun ke kerak paling bawah dari neraka, maka setiap orang men-dapatkan balasan menurut amal yang diperbuatnya. Dan Allah Maha Melihat amal perbuatan mereka, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di hadapanNya, bahkan Allah telah mengetahuinya dan telah menetapkannya di Lauhul Mahfuzh, dan Dia menugas-kan kepada para malaikatNya yang terpercaya lagi mulia untuk menulisnya, menyimpannya, serta memeliharanya.