Taa-Haa
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
وَمَن يَأْتِهِۦ مُؤْمِنًا قَدْ عَمِلَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلدَّرَجَـٰتُ ٱلْعُلَىٰ 75 جَنَّـٰتُ عَدْنٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَآءُ مَن تَزَكَّىٰ 76
(75-76) Barangsiapa yang mendatangi Rabbnya dalam keadaan beriman, membenarkan para RasulNya, mengikuti kitab-kitabNya, dan telah beramal shalih yang wajib maupun yang sunnah ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلدَّرَجَٰتُ ٱلۡعُلَىٰ 75 ﴿ "maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia)," yaitu tempat-tempat yang tinggi di kamar-kamar yang penuh dengan hiasan, kenik-matan-kenikmatan yang berlangsung terus-menerus, sungai-sungai yang mengalir, keabadian yang langgeng, keceriaan yang men-dalam, yang tidak pernah tersaksikan oleh mata, didengar oleh telinga dan tidak terbetik di hati seseorang pun. ﴾ وَذَٰلِكَ ﴿ "Dan itu," pahala ﴾ جَزَآءُ مَن تَزَكَّىٰ 76 ﴿ "adalah balasan bagi orang yang bersih," yaitu bersih dari syirik, kekufuran, kefasikan, dan kedurhakaan, baik dengan cara tidak pernah menjamahnya secara keseluruhan atau telah bertaubat dari apa yang telah dia kerjakan. Dia pun membersihkan jiwanya, dan memupuknya dengan ke-imanan dan amal shalih. Sesungguhnya proses tazkiyah memuat dua makna: Membersihkan dan menghilangkan keburukan serta menambah raihan kebaikan. Kata "zakat" disebut dengan zakat atas dasar dua hal ini.