Al-Baqara
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ قَالُوٓا۟ إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ 11
(11) Maksudnya, apabila mereka (orang-orang munafik) di-larang berbuat kerusakan di atas bumi yaitu melakukan kekufuran dan kemaksiatan, dan di antara perbuatan itu adalah menyebar-luaskan rahasia-rahasia kaum Mukminin kepada musuh-musuh mereka dan memberikan loyalitas mereka (orang-orang munafik) itu kepada orang-orang kafir, ﴾ قَالُوٓاْ إِنَّمَا نَحۡنُ مُصۡلِحُونَ ﴿ "mereka menjawab, 'Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mengadakan perbaikan'." Sehingga mereka mengumpulkan antara merusak di muka bumi dan sikap menampakkan bahwa itu bukanlah suatu tindakan pengrusakan, akan tetapi hal itu adalah perbaikan, sebagai suatu pemutarbalikan fakta dan penyatuan antara perbuatan batil dengan keyakinan bahwa hal itu benar. Mereka itu lebih besar kejahatan-nya daripada orang yang melakukan kemaksiatan dengan keya-kinan akan keharamannya, maka yang terakhir ini lebih dekat kepada keselamatan dan lebih diharapkan untuk bertaubat. Dan ketika perkataan mereka, ﴾ إِنَّمَا نَحۡنُ مُصۡلِحُونَ ﴿ "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan," ini adalah suatu pembatasan terhadap perbaikan hanya dari pihak mereka -dan termasuk di dalamnya bahwa kaum Mukminin bukanlah dari orang-orang yang melakukan perbaikan-, maka Allah membalikkan anggapan mereka atas mereka dengan FirmanNya,