Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Israa
Sura ta 17

Al-Israa

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 85

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلرُّوحِ ۖ قُلِ ٱلرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّى وَمَآ أُوتِيتُم مِّنَ ٱلْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا 85

(85) Ayat ini mengandung cara untuk membungkam orang-orang yang suka bertanya-tanya tentang permasalahan yang tidak dimaksudkan melainkan untuk menentang dan melumpuhkan, tidak menanyakan permasalahan yang penting. Mereka menanya-kan tentang ruh yang merupakan perkara yang tersembunyi yang tidak setiap orang mengetahuinya secara baik mengenai sifat dan keadaannya. Padahal mereka itu adalah orang yang dangkal ter-hadap ilmu yang dibutuhkan seorang hamba. Oleh karenanya, Allah memerintahkan RasulNya untuk men-jawab pertanyaan mereka dengan FirmanNya, ﴾ قُلِ ٱلرُّوحُ مِنۡ أَمۡرِ رَبِّي ﴿ "Ka-takanlah, 'Ruh itu termasuk urusan Rabbku'," maksudnya termasuk dari ciptaanNya yang (jika) Allah perintahkan untuk menjadi ber-wujud maka jadilah ia. Pertanyaan tentang ruh tidak terlalu ber-faidah, lantaran kalian tidak mengetahui ilmu lainnya (yang harus diketahui). Dalam ayat ini terdapat dalil bahwasanya apabila seseorang itu ditanya tentang suatu perkara, padahal ada hal yang lebih pen-ting untuk diketahui si penanya, maka hendaklah dia mengalihkan jawabannya, menunjukkannya dengan hal yang lebih dibutuhkan oleh si penanya dan mengarahkannya pada hal yang bermanfaat baginya.