Al-Fil
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَـٰبِ ٱلْفِيلِ 1 أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِى تَضْلِيلٍ 2 وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ 3 تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ 4 فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍۭ 5
(1-5) Maksudnya, apakah kau tidak melihat Kuasa dan ke-agungan Allah سبحانه وتعالى, serta rahmatNya pada hamba-hambaNya? Dan bukti-bukti atas keesaanNya dan kebenaran RasulNya, Muhammad a, adalah apa yang dilakukan Allah سبحانه وتعالى terhadap para tentara ber-gajah yang berniat jahat terhadap Baitullah (Ka'bah) dan ingin menghancurkannya. Mereka mempersiapkan tentara untuk tujuan itu dan menyertakan gajah untuk menghancurkan Ka'bah. Mereka datang dengan rombongan yang tidak ada tandingannya bagi bangsa Arab kala itu, dari kalangan Habasyah dan Yaman. Ketika mereka sampai di dekat Makkah –kala itu bangsa Arab tidak memiliki pertahanan– para penduduk Makkah keluar meninggalkan Makkah karena takut terhadap mereka. Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengirim burung yang berbondong-bondong pada me-reka dengan membawa bebatuan membara yang berasal dari tanah yang terbakar. Burung-burung itu melemparkan bebatuan itu pada mereka. Bebatuan itu mengincar mereka, baik yang jauh maupun yang dekat hingga mereka semua binasa dan mereka pun seperti dedaunan yang dimakan ulat. Kisah mereka masyhur, dan itulah tahun saat dilahirkannya Rasulullah a. Dan hal itu menjadi salah satu penguat dakwah dan sebagai bukti risalah beliau a. Segala puji syukur hanya bagi Allah سبحانه وتعالى semata.