Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Inshiqaaq
Sūrah 84

Al-Inshiqaaq

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verses 10–15

وَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَـٰبَهُۥ وَرَآءَ ظَهْرِهِۦ 10 فَسَوْفَ يَدْعُوا۟ ثُبُورًا 11 وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا 12 إِنَّهُۥ كَانَ فِىٓ أَهْلِهِۦ مَسْرُورًا 13 إِنَّهُۥ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ 14 بَلَىٰٓ إِنَّ رَبَّهُۥ كَانَ بِهِۦ بَصِيرًا 15

(10-15) ﴾ وَأَمَّا مَنۡ أُوتِيَ كِتَٰبَهُۥ وَرَآءَ ظَهۡرِهِۦ ﴿ "Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang," yakni dengan tangan kiri dari belakang punggung, ﴾ فَسَوۡفَ يَدۡعُواْ ثُبُورٗا ﴿ "maka dia akan berteriak, 'Celakalah aku'." karena kehinaan dan dipermalukan serta apa yang didapatkan dalam catatan amalnya yang telah dilakukan dan belum sempat bertaubat darinya, ﴾ وَيَصۡلَىٰ سَعِيرًا ﴿ "dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)," yakni diliputi oleh api neraka dari segala penjuru dan berbolak-balik di atas azabnya. Hal itu dikarenakan, ﴾ إِنَّهُۥ كَانَ فِيٓ أَهۡلِهِۦ مَسۡرُورًا ﴿ "dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir)," dalam benaknya tidak terlintas adanya Hari Kebangkitan dan berbuat buruk. Dia tidak pernah menduga akan pulang kembali ke Rabbnya dan akan berdiri di hadapanNya. ﴾ بَلَىٰٓۚ إِنَّ رَبَّهُۥ كَانَ بِهِۦ بَصِيرٗا 15 ﴿ "(Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Rabbnya selalu melihatnya," tentu tidak baik bila dibiarkan sia-sia, tidak diperintah, dilarang, diberi pahala, dan disiksa.