Al-Anfaal
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَإِمَّا تَخَافَنَّ مِن قَوْمٍ خِيَانَةً فَٱنۢبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَىٰ سَوَآءٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْخَآئِنِينَ 58
(58) Yakni, jika antara kamu dengan suatu kaum terdapat perjanjian damai, lalu kamu khawatir mereka akan berkhianat, di mana kamu mencium indikasi pengkhianatan mereka dan mereka tidak berkhianat dengan terang-terangan, ﴾ فَٱنۢبِذۡ إِلَيۡهِمۡ ﴿ "maka kembali-kanlah perjanjian itu kepada mereka." Yakni, katakanlah kepada mereka bahwa antara kamu dengan mereka tidak ada perjanjian, ﴾ عَلَىٰ سَوَآءٍۚ ﴿ "dengan cara yang jujur." Yakni sehingga pengetahuanmu dan pe-ngetahuan mereka tentang itu adalah sama, tidak halal bagimu mengkhianati mereka atau melakukan sesuatu yang dilarang sesuai dengan tuntutan perjanjian sebelum kamu mengatakan itu kepada mereka. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلۡخَآئِنِينَ ﴿ "Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat." Bahkan Dia sangat membencinya. Jadi, harus ada hal yang jelas yang membebaskanmu dari khianat. Ayat ini menunjukkan bahwa jika pengkhianatan telah terbukti terjadi dari mereka, maka tidak perlu lagi mengembalikan perjanjian kepada mereka, karena ia telah diketahui dengan jelas dari mereka, dan karena tidak ada kegunaannya, serta berdasarkan FirmanNya, ﴾ عَلَىٰ سَوَآءٍۚ ﴿ "Dengan cara yang jujur." Dan di sini pengkhianatan mereka telah diketahui oleh semua pihak. Makna tersirat ayat ini juga menun-jukkan bahwa jika pengkhianatan mereka tidak dikhawatirkan, di mana tidak ada indikasi ke arah sana dari mereka, maka tidak boleh membatalkannya, bahkan wajib dipenuhi sampai habis masanya.