Al-Anfaal
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَإِذْ قَالُوا۟ ٱللَّهُمَّ إِن كَانَ هَـٰذَا هُوَ ٱلْحَقَّ مِنْ عِندِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةً مِّنَ ٱلسَّمَآءِ أَوِ ٱئْتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ 32
(32) ﴾ وَإِذۡ قَالُواْ ٱللَّهُمَّ إِن كَانَ هَٰذَا ﴿ "Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata, 'Ya Allah, jika betul (al-Qur`an) ini,' yang mana Muhammad berdakwah kepadanya, ﴾ هُوَ ٱلۡحَقَّ مِنۡ عِندِكَ فَأَمۡطِرۡ عَلَيۡنَا حِجَارَةٗ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ أَوِ ٱئۡتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٖ ﴿ 'adalah yang benar dari sisiMu, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih'." Mereka mengucapkan itu dengan penuh keyaki-nan karena kebatilan dan kebodohan mereka terhadap ucapan yang pantas. Seandainya mereka –apabila mereka tetap memegang syub-hat dan tipu daya batil yang semestinya membuat mereka tahu dan yakin terhadapnya– berkata kepada orang yang mendebat mereka dan mengklaim bahwa kebenaran ada padanya, "Jika memang ini adalah kebenaran darimu maka tunjukkan kami kepadanya," nis-caya hal itu lebih utama dan lebih menutupi kezhaliman mereka, sejak mereka berkata, ﴾ ٱللَّهُمَّ إِن كَانَ هَٰذَا هُوَ ٱلۡحَقَّ مِنۡ عِندِكَ ﴿ "Ya Allah jika betul al-Qur`an ini ialah yang benar dari sisiMu." Dengan hanya perkataan ini saja telah diketahui bahwa mereka adalah orang-orang bodoh, dungu, pandir, dan zhalim.