Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Naba
Sūrah 78

An-Naba

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verses 17–25

إِنَّ يَوْمَ ٱلْفَصْلِ كَانَ مِيقَـٰتًا 17 يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا 18 وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوَٰبًا 19 وَسُيِّرَتِ ٱلْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا 20 إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا 21 لِّلطَّـٰغِينَ مَـَٔابًا 22 لَّـٰبِثِينَ فِيهَآ أَحْقَابًا 23 لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا 24 إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا 25

(17-25) Allah سبحانه وتعالى menyebutkan apa-apa yang akan terjadi di Hari Kiamat yang dipertanyakan oleh mereka yang mendustakan dan ditentang oleh para pembangkang. Hari Kiamat adalah hari besar dan Allah سبحانه وتعالى menjadikannya sebagai ﴾ مِيقَٰتٗا ﴿ "hari keputusan" untuk manusia, ﴾ يَوۡمَ يُنفَخُ فِي ٱلصُّورِ فَتَأۡتُونَ أَفۡوَاجٗا ﴿ "yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok." Pada hari itu kalian berlarian, karena amat menakutkan dan menggeli-sahkan, yang membuat anak beruban dan membuat hati risau. Gunung-gunung berjalan hingga seperti debu yang dihamburkan, langit terbelah hingga menjadi berpintu-pintu, dan Allah سبحانه وتعالى memu-tuskan perkara antara sesama manusia dengan hukumNya yang tidak lalim. Neraka Jahanam dinyalakan yang telah disediakan Allah سبحانه وتعالى dan diintaikan untuk mereka yang melampaui batas, dan dijadikannya sebagai tempat kembali bagi mereka. Mereka tinggal di dalamnya dalam jangka waktu yang amat lama. Kata اَلْحِقَبُ seba-gaimana dinyatakan oleh banyak ulama tafsir adalah jangka waktu selama delapan puluh tahun (jamaknya adalah أَحْقَابٌ). Ketika me-reka melintasinya, ﴾ لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرۡدٗا وَلَا شَرَابًا ﴿ "mereka tidak merasakan kese-jukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman," yakni tidak ada air yang menyejukkan kulit mereka dan yang bisa menghapus dahaga mereka, ﴾ إِلَّا حَمِيمٗا ﴿ "kecuali air yang mendidih," yakni, air panas yang mematangkan wajah mereka dan memutuskan usus mereka, ﴾ وَغَسَّاقٗا ﴿ "dan nanah," yakni nanah penduduk neraka yang begitu menyengat baunya dan tidak enak rasanya.