Al-Muddaththir
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
فَمَا لَهُمْ عَنِ ٱلتَّذْكِرَةِ مُعْرِضِينَ 49 كَأَنَّهُمْ حُمُرٌ مُّسْتَنفِرَةٌ 50 فَرَّتْ مِن قَسْوَرَةٍۭ 51 بَلْ يُرِيدُ كُلُّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ أَن يُؤْتَىٰ صُحُفًا مُّنَشَّرَةً 52 كَلَّا ۖ بَل لَّا يَخَافُونَ ٱلْـَٔاخِرَةَ 53
(49-53) Saat Allah سبحانه وتعالى menjelaskan akibat orang-orang yang menentang dan menjelaskan apa yang Allah سبحانه وتعالى lakukan pada mereka, Allah سبحانه وتعالى melanjutkannya dengan celaan terhadap orang-orang yang ada seraya berfirman, ﴾ فَمَا لَهُمۡ عَنِ ٱلتَّذۡكِرَةِ مُعۡرِضِينَ ﴿ "Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)," meng-halangi dan melalaikannya, ﴾ كَأَنَّهُمۡ ﴿ "seakan-akan mereka itu," karena amat kencangnya lari dari kebenaran ﴾ حُمُرٞ مُّسۡتَنفِرَةٞ ﴿ "keledai liar yang lari terkejut," yakni keledai liar lari, yang masing-masing membuat lari yang lain sehingga lari mereka semakin kencang, ﴾ فَرَّتۡ مِن قَسۡوَرَةِۭ ﴿ "lari dari singa," yakni dari pemburu, pemanah yang mengingin-kannya atau dari singa dan lainnya. Ini adalah cara berpaling dari kebenaran yang paling dahsyat. Di samping lari dan berpaling seperti ini, mereka mengklaim beberapa hal besar, ﴾ كُلُّ ﴿ "masing-masing" dari mereka ﴾ مِّنۡهُمۡ أَن يُؤۡتَىٰ صُحُفٗا مُّنَشَّرَةٗ ﴿ "berkehendak supaya diberikan kepadanya lembaran-lembaran yang terbuka," turun dari langit padanya dan mengklaim bahwa tidak akan ada yang tunduk kepada kebe-naran kecuali dengan lembaran-lembaran itu. Mereka berdusta. Andai pun seluruh tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى tiba, niscaya mereka tidak akan beriman hingga mereka mendapatkan siksaan yang pedih. Sebab mereka telah kedatangan tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى yang jelas yang menjelaskan kebenaran. Andai pada diri mereka terdapat kebaikan, pasti mereka beriman, karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ كـَلَّاۖ ﴿ "Sekali-kali tidak," yakni, Kami tidak memberi apa yang mereka inginkan, mereka hanya ingin memperlemah dengan permintaan itu, ﴾ بَل لَّا يَخَافُونَ ٱلۡأٓخِرَةَ ﴿ "bahkan sebenarnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat," sebab andai mereka takut pada Hari Akhirat, tentu apa yang menimpa mereka tidak berlaku.