Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ma'aarij
Sūrah 70

Al-Ma'aarij

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verses 10–14

وَلَا يَسْـَٔلُ حَمِيمٌ حَمِيمًا 10 يُبَصَّرُونَهُمْ ۚ يَوَدُّ ٱلْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِى مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍۭ بِبَنِيهِ 11 وَصَـٰحِبَتِهِۦ وَأَخِيهِ 12 وَفَصِيلَتِهِ ٱلَّتِى تُـْٔوِيهِ 13 وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ يُنجِيهِ 14

(10-14) Bila huru-hara dan kondisi genting ini dialami oleh makhluk besar dan kuat, lantas bagaimana engkau membayang-kannya terhadap manusia lemah yang punggungnya diperberat oleh berbagai kesalahan dan dosa? Bukankah hatinya akan terlepas dan akalnya akan tergoncang dan tidak akan sempat memikirkan orang lain? Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَلَا يَسۡـَٔلُ حَمِيمٌ حَمِيمٗا 10 يُبَصَّرُونَهُمۡۚ ﴿ "Dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya, padahal mereka saling melihat," yakni teman akrab melihat temannya tapi hatinya tidak memungkinkannya untuk bertanya tentang kondisi-nya dan segala sesuatu yang berkaitan dengan keluarga dan rasa cinta mereka; yang ada dalam benaknya hanyalah diri pribadi. ﴾ يَوَدُّ ٱلۡمُجۡرِمُ ﴿ "Orang kafir ingin," yakni orang kafir yang berhak men-dapatkan azab, ﴾ لَوۡ يَفۡتَدِي مِنۡ عَذَابِ يَوۡمِئِذِۭ بِبَنِيهِ 11 وَصَٰحِبَتِهِۦ وَأَخِيهِ 12 وَفَصِيلَتِهِ ﴿ "kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya, dan istrinya dan saudaranya, dan kaum familinya," yakni kera-batnya, ﴾ ٱلَّتِي تُـٔۡوِيهِ ﴿ "yang melindunginya (di dunia)," yakni seperti biasa terjadi di dunia untuk saling menolong dan membantu satu sama lain. Pada Hari Kiamat, tidak seorang pun yang bisa menolong lain-nya dan tidak ada seorang pun yang bisa memberi syafa'at kecuali atas izin Allah سبحانه وتعالى. Bahkan jika pun orang berdosa yang berhak mendapatkan siksa menebus siksaan dengan seluruh yang ada di bumi agar bisa selamat dari siksaan tersebut, hal itu tidak berguna baginya.