Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Sūrah 6

Al-An'aam

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 9

وَلَوْ جَعَلْنَـٰهُ مَلَكًا لَّجَعَلْنَـٰهُ رَجُلًا وَلَلَبَسْنَا عَلَيْهِم مَّا يَلْبِسُونَ 9

(9) Walaupun begitu, seandainya seorang malaikat diutus dan diturunkan, niscaya mereka tidak mampu mengambil ilmu darinya dan mereka tidak kuasa, dan kekuatan mereka yang fana tidak akan memikulnya. ﴾ جَعَلۡنَٰهُ مَلَكٗا لَّجَعَلۡنَٰهُ رَجُلٗا ﴿ "Dan kalau Kami jadikan rasul itu (dari) malaikat, tentulah Kami jadikan dia berupa laki-laki," karena hikmah tidak menuntut selain itu. ﴾ وَلَلَبَسۡنَا عَلَيۡهِم مَّا يَلۡبِسُونَ ﴿ "Kami pun akan jadikan mereka tetap ragu sebagaimana kini mereka ragu." Maksudnya, niscaya perkaranya tetap rancu dan campur baur, hal itu karena mereka sendiri yang membuat kerancuan itu atas diri mereka karena mereka sendirilah yang membangun perkara mere-ka di atas kaidah yang rancu dan tidak jelas kebenarannya. Mana-kala kebenaran datang kepada mereka dengan jalan-jalannya yang benar dan kaidahnya yang merupakan kaidahnya yang benar, hal itu tetap tidak menjadi petunjuk bagi mereka walaupun selain me-reka mendapatkan petunjuk darinya. Dosanya adalah dosa mereka, yang mana mereka telah menutup pintu hidayah dari diri mereka dan membuka pintu kesesatan.