Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Sūrah 6

Al-An'aam

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 20

ٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَـٰهُمُ ٱلْكِتَـٰبَ يَعْرِفُونَهُۥ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَآءَهُمُ ۘ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ 20

(20) Manakala Allah menjelaskan persaksianNya, persak-sian RasulNya atas tauhid, dan persaksian kaum musyrikin yang tidak memiliki ilmu atas kesyirikannya, Dia menyebutkan bahwa Ahli Kitab, Yahudi, dan Nasrani, ﴾ يَعۡرِفُونَهُۥ ﴿ "mereka mengenalnya," yakni mengenal kebenaran tauhid, ﴾ كَمَا يَعۡرِفُونَ أَبۡنَآءَهُمُۘ ﴿ "seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri." Maksudnya, tidak ada keraguan dalam diri mereka kepadanya sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka dengan baik khususnya anak-anak yang selalu dekat dengan orang tuanya. Ada kemungkinan bahwa kata ganti di sini kembali kepada Rasulullah, Muhammad ﷺ. Ahli kitab mengetahui dengan jelas kebenaran kerasulannya, mereka tidak meragukannya, karena mereka mengetahui berita-berita gembira tentang kedatangannya dan sifat-sifatnya yang se-suai dengannya yang tidak cocok untuk selainnya. Kedua makna ini saling terkait satu dengan yang lain. FirmanNya, ﴾ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ ﴿ "Orang-orang yang merugikan di-rinya," maksudnya, menyia-nyiakan apa yang diciptakan untuk-nya berupa iman dan tauhid, dan melepaskan kemuliaan dari Allah Yang Mahamulia lagi Mahakaya, ﴾ فَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ﴿ "maka mereka itu tidak beriman (kepada Allah)." Jika mereka tidak memiliki iman, maka jangan bertanya tentang kerugian dan keburukan yang ter-jadi pada mereka.