Al-Hashr
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
مَا قَطَعْتُم مِّن لِّينَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوهَا قَآئِمَةً عَلَىٰٓ أُصُولِهَا فَبِإِذْنِ ٱللَّهِ وَلِيُخْزِىَ ٱلْفَـٰسِقِينَ 5
(5) Dan ketika orang-orang Yahudi Bani Nadhir mencela Rasulullah a dan kaum Muslimin karena menebang pohon kurma serta pepohonan yang lain, dan mereka menganggap bahwa hal itu adalah merupakan tindakan pengrusakan sehingga mereka pun mencela kaum Muslimin, maka Allah تعالى mengabarkan bahwa menebang pohon kurma atau membiarkannya (tumbuh), semua itu adalah dengan izin dan perintah dari Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَلِيُخۡزِيَ ٱلۡفَٰسِقِينَ ﴿ "dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik," di mana mereka telah menguasakan kalian untuk menebang dan membakar pohon kurma mereka, agar hal itu menjadi siksaan dan kehinaan bagi mereka di dunia serta kerendahan yang dengannya diketahui betapa sempurnanya kelemahan mereka sehingga tidak mampu melindungi pohon kurma mereka yang merupakan materi kekuatan mereka. Kata اَللِّيْنَةُ adalah kata yang mencakup semua jenis pohon kurma menurut kemungkinan (makna bahasa Arab) yang paling benar dan paling tepat. Inilah kondisi Bani Nadhir, maka (saksikanlah) bagaimana Allah سبحانه وتعالى menghukum mereka di dunia.